Sekilas, ponsel ini mirip iPhone yang menghebohkan itu. Tapi kalau sudah diamati lebih dekat, terlihat di Micxon E500 ini ada tambahan tombol menu kiri-kanan dan tombol Call-End call yang mengapit navigasi.
Ponsel ini mengusung dobel-GSM. Jika batere dibongkar, terlihat slot yang kiri bertanda SIM-1, sementara yang kanan bertanda SIM-2. Sebetulnya, yang aktif hanya satu kartu; tetapi kita bisa atur agar kedua kartu bisa saling call divert. Ini bisa disetel di SIM Switch; pilih Double divert. Ada setting Schedule Power On/Off dan Flight Mode melengkapi opsi bertelepon.
Slot MicroSD juga ngumpet di balik batere; Micxon sudah mengisinya dengan kartu berkapasitas 512MB. Port charger (yang berkongsi dengan data dan headset) ada di kiri bodi. Yang ini akan sedikit merepotkan ketika kita ingin mendengar musik sambil mengisi batere. Saat ponsel terhubung ke PC, kita bisa pakai ponsel sebagai Mass storage atau Webcam.
Kamera ponsel berada persis di tengah; iPhone yang asli meletakkan kameranya di pojok kiri atas. Sebagai tambahan, ada speaker di kanan kamera. Tombol kameranya sendiri bisa ditemukan dekat ujung bawah kanan bodi. Setting yang disediakan untuk foto maupun video termasuk standar. Foto bisa dijepret dengan Image Size maksimal 640×480, sementara video bisa direkam dengan File Size Limit, Rec Time Limit tak terbatas – alias tergantung kapasitas tersedia.
Mula-mula Sinyal merasa lega karena di sisi bawah layar sentuh tidak terlihat deretan icon permanen seperti yang biasa terlihat di ponsel-ponsel Cina. Namun ternyata icon-icon itu muncul setelah layar menyala. Seperti biasa, ada icon bergambar rumah (menu utama), telepon (keypad virtual), amplop (Messages), buku telepon (Phone Book List), dan play (Audio Player). Stylus di ujung bawah kiri bodi, agak belakang, menurut Sinyal akan lebih disukai para pengguna bertangan kidal.
Seperti halnya iPhone, kita banyak mengandalkan sentuhan untuk pengoperasian ponsel. Misalnya ketika membuka “pengunci” layar: kita harus “gosok” layar searah tulisan “Slide to Unlock”. Atau harus memakai keypad virtual untuk memencet nomor yang hendak ditelepon.
Yang menarik, beberapa aplikasi di ponsel ini bisa memanfaatkan goyang kocok. Misalnya, Audio Player. Kita bisa pindah ke lagu berikutnya hanya dengan menggoyang ponsel. Setting-nya bisa diatur di Settings > Shake next song. Coba pula bermain game F1 Race. Rasakan serunya mengendalikan beloknya kendaraan hanya dengan memiringkan ponsel ke kiri atau ke kanan. Ini berkat setting tambahan Tilt Control yang bisa kita temukan di Game Setting. Atau cukup “mengocok” ponsel untuk mengganti latar layar.
Sumber: Sinyal
PLUS : Kocokan ponsel, dobel GSM.
MINUS : Fasilitas standar.
SPESIFIKASI Micxon E500
Jaringan : GSM 900/1800/1900 MHz
Bentuk : Bar
Dimensi : 115×57x14 mm
Bobot : 104 gram
Batere : Li-ion 3,7V 1600mAh
Waktu siaga : rata-rata 4 hari
Waktu bicara : rata-rata 4 jam
Layar : 3”, TFT
Memori tambahan : MicroSD
Konektivitas antar peranti : Kabel data, Bluetooth
Konektivitas internet : GPRS; WAP
Kamera : 1,3MP
Ringtone : Polifonik
Phonebook : 500 entri
Messaging : SMS (200 entri), MMS, Chat
Aplikasi : Game (F1 Race), Alarm, Calendar, To Do List, World Clock, Health (BMI, Menstrual), Audio Player, Calculator, Stopwatch (Typical Stopwatch, nWay Stopwatch), Unit Converter (Weight, Length), Currency Converter, Image Viewer, Video Player, Sound Recorder, Melody Compose
Isi paket : Charger, headset, manual










